"HATI HATI PENIPUAN INVESTASI MENGATASNAMAKAN KOPERASI UPK LEUWISARI HOTLINE : 0265-547244 / 0821 1691 7901"

Thursday, 3 August 2017

HUT KOPERASI TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT


Poto Bersama pada HUT Koperasi ke-70 se-Jawa Barat Tampak Kanan Nanang R,S.Kom bersama H.Rudy Bilah Dinas Koperasi Provinsi Jawa Barat 21 Juli 2017 






















KSP UPK LEUWISARI telah mengikuti acara Hari Ulang Tahun Koperasi Indonesia ke-70 tingkat Profinsi Jawa Barat yang diselenggarakan pada  tanggal 21 s/d 23 Juli 2017, bertempat di Lapangan Pandapa Paramarta Kabupaten Kuningan, acara HUT Koperasi yang ke-70 tersebut dihadiri oleh 27 Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, 

Kabupaten Tasikmalaya sendiri mengirimkan lebih dari 50 orang perwakilan diantaranya turut hadir yaitu FORKOM KSP UPK DAPM se-Kabupaten Tasikmalaya ( KSP UPK Leuwisari, KSP UPK Singaparna, KSP BBS Sukaraja dan KSP Mangunreja) acara HUT Koperasi ke-70 tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Barat (H. Ahmad Heryawan) beliau menegaskan bahwa “ Momentum Koreksi Untuk Majukan Koperasi” khususnya di Jawa Barat. 

Senada dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat tersebut, Nanang Ruhimat,S.Kom  ( Manager KSP UPK Leuwisari) menuturkan bahwa kami Siap untuk maju lebih jauh kedepan dalam menggiatkan perkoperasian khususnya dibidang Ekonomi Kerakyatan di Kecamatan Leuwisari, Kita harus siap dan mampuh survive di ekosistem busnis dengan Lembaga Keuangan lainnya terlebih bahwa Koperasi merupakan Soko Guru Perekonomian Bangsa Indonesia “ Kami Bangga Berkoperasi”.

sumber : Na2nK.rht  

Thursday, 27 July 2017

BIMTEK KESEHATAN KOPERASI

Poto bersama Peserta BIMTEK dan Narasumber dari IKOPIN Bandung
KSP UPK LEUWISARI. Dinas Koperasi Kabupaten Tasikmalaya telah mengadakan Bimbingan Teknis Penilaian Tingkat Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam yang bekerjasama dengan IKOPIN Bandung. Bimtek ini diikuti oleh 50 Koperasi se-Kabupaten Tasikmalaya pada hari Kamis tanggal 27 Juli 2017 yang bertempat di Gedung PKPRI Kabupaten Tasikmalaya, acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tasikmalaya Drs.Rahayu Jamiat Abdullah,S.Sos.,M.Si beliau menuturkan bahwa Koperasi kedepan harus lebih bisa bersaing dengan Lembaga Keuangan lainnya baik dari segi pelayanan maupun pengelolaan keuangan, artinya " Koperasi harus mampu berinovasi dan keratif  " mengikuti perkembangan zaman terlebih Koperasi harus bisa bertahan dan lebih mengembangkan sayapnya agar bisa survive dikancah ekosistem Bisnis. beliau juga mnyampaikan maksud dari Bimtek ini adalah agar Koperasi dapat mengukur tingkat kesehatannya sendiri sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan agar pengelolaan Koperasi berjalan dengan Transfaran, Akuntabel dan pada akhirnya  Kepercayaan masyarakat terhadap Koperasi terus meningkat. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh para Narasumber baik itu dari Dinas Koperindag Kabupaten Tasikmalaya maupun dari IKOPIN ( Dr.Rima E Dasuki.,SE.,MSC dan Dra.Hj.Rosty Setiawati.,MSI)  
Sumber (Nanang Ruhimat,S.Kom) Manger KSP UPK Leuwisari.

Untuk mendapatkan Materi Bimtek silahkan Download disini !!!
File Materi BIMTEK KOPERASI

Monday, 17 July 2017

Geger Bupati Tasikmalaya mendapat Penghargaan Bakti Koperasi

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum (kanan) menerima penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dari Menteri Koperasi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Makassar, Selasa (11/7/2017)
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum (kanan) menerima penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dari Menteri Koperasi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Makassar, Selasa (11/7/2017)

KSP UPK LEUWISARI--Bupati Kabupaten Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum kembali raih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, Uu menerima penghargaan di bidang koperasi.
Adapun yang diraih adalah penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dari Menteri Koperasi  dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Makassar, Selasa (11/7/2017).

Uu mengatakan keberhasilan ini dicapai karena dirinya berperan aktif dalam menyukseskan pembinaan dan pengembangan koperasi, usaha kecil, serta menengah. Seperti bumdes yang legalitasnya koperasi.

"Lalu, lahirnya koperasi pesantren -pesantren dan eksisnya UKM-UKM Serta bertransformasinya beberapa Unit Pengelola Kegiatan (UPK) DAPM ( X-PNPM-MPd) " UPK Singaparna,UPK Leuwisari, UPK Sukaraja dan UPK Mangunreja) ke Koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Dibuktikan dengan meningkatnya asset Koperasi dan daya beli masyarakat,

Ia menuturkan dengan capaian ini masyarakat harus semakin menyadari perlunya ilmu bisnis dan manajemen.
Di samping itu, perlunya jaringan bisnis yang kuat alias bahu-membahu dengan pengusaha yang lainya agar bisa saling mengisi.

"Jangan memiliki jiwa konsumtif kalau perusahaanya belum bonafit. Lalu, harus memiliki keberanian dalam berinvestasi," paparnya.

Uu mengharapkan ke depan pengurus koperasi jangan hanya menggunakan sektor simpan pinjam dalam mengembangkan perusahaan karena rawan macet. Tapi harus memperbesar investasinya dalam bidang sektor riil.

"Penghargaan ini sebetulnya untuk seluruh jajaran aparatur Pemkab Tasikmalaya dan Seluruh Pelaku Koperasi Se-Kabupaten Tasikmalaya. Karena tanpa mereka program kerja gerbang desa di Kabupaten Tasikmalaya tidak akan berjalan dan tentunya penghargaan ini pun tidak akan didapat," ucapnya.
Sumber berita (Fajar Sukma) http//:Ayotasik.com 17/7/2017